Visi
Menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan berita dan informasi seni, sastra, dan budaya Indonesia secara digital.

Misi
MENYATUKAN informasi karya dan kegiatan dari para pelaku seni, sastra, dan budaya untuk dapat diakses secara digital dengan mudah, Baca Selengkapnya...

Rahasia Selma

Rahasia Selma

Rahasia Selma merupakan judul dari buku kumpulan cerpen karya Linda Christanty yang berisi 11 cerpen. Sebagian besar cerpen dalam buku ini telah diterbitkan terlebih dulu di media cetak nasional. Membaca cerpen-cerpen di dalam buku ini seperti halnya membaca teka-teki. Penulis tak secara eksplisit menuliskan apa yang sebenarnya dialami dan dirasakan oleh tokoh-tokohnya. Narasinya dibangun melalui kalimat yang puitis dan bertabur metafora.

Cerpen-cerpen dalam buku ini menunjukkan kecakapan penulis memberikan detil tentang bagaimana menggambarkan suatu tempat, watak, suasana, dan unsur naratif lainnya. Lewat cerpen-cerpennya pembaca diajak untuk masuk dan menyelami tiap kata dan kalimat untuk memahami apa yang ingin disampaikan oleh penulis. Beberapa kisah dalam kumpulan cerpen ini merupakan guratan trauma dan tragedi dalam hidup seseorang. Ia mebicarakan kemanusiaan dengan cara yang tenang. Namun lagi-lagi penulis tak secara eksplisit mengungkapkannya. Seperti dalam cerpen ketiga dalam buku ini yang berjudul Kupu-Kupu Merah Jambu. Di dalamya terdapat dua tokoh utama yaitu Kupu-kupu dan Ular. Namun, keduanya bukannlah seekor hewan melainkan perumpamaan pada sifat-sifat manusia yang bertolak belakang. Makna dari cerita itu cukup dalam. Ia berbicara tentang luka dan keberanian.

Membaca cerpen-cerpen dalam buku ini menimbulkan perasaan yang beragam. Ada kalanya, di akhir cerita muncul perasaan lega yang mengatakan, “Oh, ternyata begini maksudnya.” Pembaca seolah diajak menyelami perasaan tokoh utama dalam cerita hingga sampai pada suatu kesimpulan yang akan membuat kita memahami apa yang sebenarnya terjadi. Seperti halnya dalam kehidupan nyata, seseorang terlebih dahulu diajak untuk mendengarkan dan memahami sudut padang dan perasaan orang lain alih-alih langsung menghakimi berdasarkan tampilan luar. Cerpen-cerpen dalam buku ini, seperti cerpen yang berjudul Menunggu Ibu, Kesedihan, dan Babe mengajak pembaca untuk membangun empati dalam melihat pengalaman orang lain.

Mungkin antologi cerita pendek milik Linda Christanty bukan untuk pembaca yang selalu ingin to the point. Namun, buku ini akan sangat bisa dinikmati oleh pembaca yang menyukai kompleksitas dalam narasi. Kisah-kisah yang dituliskan oleh penulis dalam buku ini memadukan dinamika sosial dan pengalaman individual yang mengerucut pada suatu konteks sosial bahkan pengalaman politis. Salah satunya diceritakan lewat cerpen Mercusuar. Selain itu penulis juga bermain dengan imajinasi dan perasaan yang dimanifestasikan melalui penokohan anak-anak dalam cerpen Pohon Karsen dan Rahasia Selma. Anak-anak sering kali belum mampu mengungkapkan perasaan mereka yang sebenarnya meskipun mereka secara aktif

merekam segala kejadian, percakapan, dan tindakan orang lain di sekitar mereka. Lewat kedua cerpen tersebut, imajinasi serta sudut pandang tokoh anak-anak dijadikan sebuah strategi naratif untuk menyampaikan pesan moral sekaligus kritik sosial. Cerita-cerita lainnya, seperti Drama, Para Pencerita, maupun Jazirah di Utara tak kalah menarik. Masing-masing mengulik kisah hidup manusia dalam kompleksitas yang memikat.

Sebelum menulis cerita-cerita pendek dalam Rahasia Selma, Linda Christanty telah aktif berkarya sejak tahun 1980an. Penulis yang lahir di Pulau Bangka pada tahun 1970 tersebut pernah mendapatkan berbagai penghargaan nasional dan internasional di bidang sastra dan literatur melalui karyanya yang berupa esai, naskah drama, serta cerita pendek. Karya fiksi Linda lainnya adalah Kuda Terbang Maria Pinto (2004) dan Seekor Anjing Mati di Bala Murghab (2012). Ia juga pernah menulis naskah drama tentang tsunami dan perdamaian di Aceh yang diselenggarakan di World P.E.N. Forum, Tokyo, Jepang, tahun 2008. Beberapa cerita pendeknya diterjemahkan dalam berbagai bahasa, antara lain Bahasa Inggris, Jerman, Arab, Belanda, dan Finlandia.


Penulis: Linda Christianty
Penerbit: Penerbit BASABASI
Tahun terbit: 2017
Jumlah halaman: 144 halaman

#sastraindonesia
#cerpen
#penulisindonesia
#rahasiaselma
#kulturalulasbuku
#IndonesiaBerbudaya
#BudayaBaca
#maribaca
#kulturalindonesia

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.