Visi
Menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan berita dan informasi seni, sastra, dan budaya Indonesia secara digital.

Misi
MENYATUKAN informasi karya dan kegiatan dari para pelaku seni, sastra, dan budaya untuk dapat diakses secara digital dengan mudah, Baca Selengkapnya...

Cipta Art Award 2026, Penghargaan Dari Dewan Kesenian Jakarta Untuk Perupa Muda Jakarta dan Sekitarnya

Cipta Art Award 2026, Penghargaan Dari Dewan Kesenian Jakarta Untuk Perupa Muda Jakarta dan Sekitarnya

Dewan Kesenian Jakarta melalui Komite Seni Rupa, menyelenggarakan program Cipta Art Award 2026 di Taman Ismail Marzuki. Program ini menjaring karya perupa muda dari wilayah Jakarta dan Sekitarnya ( Jakbodetabek), untuk dilombakan dan dipamerkan.

Setelah dilakukan open call selama satu bulan, terjaringlah 20 perupa muda dan 12 diantaranya memenangkan penghargaan Cipta Art Award. Karya-karya mereka dipamerkan di Galeri Oesman Effendi pada tanggal 18-24 Mei 2026.


Dalam ajang penghargaan pertama kali ini, Cipta Art Award 2026 mengambil tema “Prasravana : Dari Benih Ke Bentang”. Prasravana, yang diambil dari bahasa Sansekerta, artinya mata air atau sumber air. Sebagaimana ide dan gagasan artistik, seperti air yang keluar dari mata air yang kemudian mengalir dengan liar, yang kemudian berdialog dengan aliran air yang lain hingga akhirnya menjadi kumpulan air yang besar, bisa menjadi ganas atau bisa menenangkan, yang kesemuanya membentuk bentang alam.


Seperti air yang mucul dari mata air, ide dan gagasan dari para seniman lahir dari tanggapan atas dirinya terhadap keadaan dilingkungan sekitarnya. Yang kemudian berdialog dan berkolaborasi dengan gagasan lain menghasilkan karya-karya besar dan menyatu dan membentuk bentang alam dunia seni rupa Jakarta dan Nasional pada akhirnya.


Dalam mengumpulkan karya, para peserta yang sebelumnya menyerahkan karya atau mock up karya yang sebelumnya tidak pernah dipamerkan. Termasuk menyertakan surat domisili bahwa benar mereka adalah warga Jabodetabek.


Kemudian dalam memilih para pemenang, dibagi dalam tiga ( 3 ) kategori: Pertama Cipta Nawasena, penghargaan bagi perupa yang berpeluang memiliki potensi. Kedua Cipta Adiwarna, untuk perupa yang memiliki karya yang menonjol dan memiliki ciri khusus. Dan akhirnya Ketiga Cipta Nawasena, untuk perupa yang unggul dari sisi konseptualnya.

Juri yang terlibat dalam ajang ini adalah Asikin Hasan, Evelyn Huang dan Ilham Nurjadin
Ketua Dewan Kesenian Jakarta, Bambang Prihadi mengatakan, “Saya melihat hadirnya semangat generasi perupa muda yang terus tumbuh, bereksperimen, dan membangun cara pandangnya sendiri terhadap dunia di sekitarnya. Cipta Art Award memiliki arti penting: membangun ekosistem seni rupa yang sehat melalui proses seleksi, kurasi, presentasi karya, hingga pertemuan antara seniman dan publik secara berkelanjutan.”

Wina Luthfiyya Ipnayati, anggota Komite Seni Rupa DKJ menjelaskan bahwa hasil dari pemenang dari penghargaan ini terpilih 5 pemenang untuk kategori Cipta Nawasena, 2 pemenang untuk kategori Cipta Adiwarna dan 5 pemenang untuk kategori Cipta Wiyata. “Semoga dengan penghargaan ini menjadi pembuka peluang bagi para perupa Jakarta dan sekitarnya untuk menampilkan karyanya dan mendapatkan kesempatan yang lebih luas lagi,” ujar Wina.

Di dalam Galeri Oesman Effendi, tidak hanya karya-karya yang dilombakan yang ditampilkan, pada lorong selasar galeri ke lantai 2, dipajang juga karya-karya seni lainnya dari 12 pemenang yang disertakan dalam pengajuan karya pada saat pendaftaran. Sayang pencahayaan lorong tampak minim sehingga pengunjung kurang bisa menikmati semua karya-karya tambahan ini.

Berikut daftar pemenang dan finalis.

Pemenang Cipta Wiyata ; Ainur Kaheqsi, Asmo Adji, Iqbal Devriyanto, Ismayanti, Karin Josephina Tani Tantiana.
Pemenang Cipta Nawasena; Angela Sunaryo, Bagus Sesar Eko Jaeinuri, Dhanny Sanjaya, Tahnia Ahista Nareswari, Yosua Reydo Respati,
Pemenang Cipta Adiwarna; Kristian Panca Nugroho dan Maryo Pratama
Finalis Lainnya ; Adirel Hilmi, Amy Zahrawaan, Dea Ananda Azalea, Kevin Jagar Eliezer Nababan, Muhamad Nirwan Sambudi, Nadief Ashr, Raden Roro Arianne Kresandini RonoKoesoemo, dan Robbinson.


Foto: Ferry Irawan

#senirupaindonesia
#ciptaartaward2026
#dewankesenianjakarta
#IndonesiaBerbudaya
#galerioesmaneffendi
#kulturalindonesia
#kulturalindonesiaID

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.