Selamat Jalan Mestro Lukis, Nasirun!
Dunia seni Indonesia berduka, pelukis kenamaan asal Cilacap, Jawa Tengah, Nasirun meninggal dunia di Yogyakarta (1/8). Nasirun merupakan perupaIndonesia yang dikenal luas melalui karya-karya lukisnya yang kuat dengan warna, symbol, kaligrafi, serta unsur budaya Jawa. Nama asli Nasirun sebenarnya adalah Masyhuri, tapi karena sering sakit-sakitan, akhirnya namanya kemudian diganti menjadi ‘Nasirun’ yang artinya ‘tertolong’. Lahir di Karangwangkah, Kabupaten Cilacap pada 1 Oktober 1965, hidupnya penuh dengan keprihatinan.
Setelah dewasa berbagai pekerjaan dilakoninya dari menjadi pelukis batik, reklame film-film biskop dan lainnya. Ibunya seorang Sunda WIwitan yang gemar mendongeng. Dari dongeng itu pula, Nasirun mendapat inspirasi awal dari setiap lukisannya. Ia belajar membatik dan mengukir di SSRI (Sekolah Seni Rupa Indonesia) pada 1983. Lalu pada 1987 masuk jurusan seni murni di ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia) Yogya. Pada 1991 barulah ia memutuskan untuk fokus di seni lukis. Nasirun lulus dari ISI Institut Seni Indonesia pada 1994. Dari situ ia berpartisipasi dalam berbagai pameran di dalam maupun di luar negeri.
“Nasirun seorang pelukis yang komplit tekniknya tinggi, imajinasinya luar biasa. Ia cerdas dan menguasai konsep, namun meninggalkan seni estetik bahkan rasa merupakan sisi terkuat dari Nasirun. Karyanya ekspresif dan imajinatif,” ungkap seorang pakar seni.
Selamat jalan Maestro Lukis Nasirun!

